This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 01 Desember 2013

Lamaran Kerja & Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae)


Surat Lamaran Pekerjaan

Surat Lamaran kerja adalah surat yang dibuat sepanjang satu halaman penuh yang berisi tentang informasi pelamar kerja dan permohonan untuk menempati posisi tertentu, biasanya surat lamaran kerja dikirim beserta surat riwayat. Dalam penulisan surat lamaran kerja, terdapat tiga paragraf penting yang harus anda perhatikan dengan cermat.
Paragraf pertama berisi tentang bagaimana anda mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan tersebut dan juga posisi yang ingin anda tempati dan juga alasan anda mengapa menginginkan posisi tersebut, ayo katakan dengan jujur, mau uang atau menambah pengalaman anda dan atau untuk mengembangkan diri anda sendiri.
Paragraf kedua berisi tentang ketrampilan anda, pendidikan terakhir, pengalaman kerja, atau sesuatu yang berkaitan dengan kelebihan anda sendiri yang berkaitan dengan lowongan tersebut dan yakinkanlah pembaca surat anda bahwa anda memang benar-benar cocok untuk bekerja di sana dan ini sangat penting menurut saya. Di bagian
Paragraf ketiga tuliskanlah perasaan anda bila diundang untuk tes wawancara dan pastikan anda dapat dihubungi kapanpun di manapun untuk memastikan waktu dan tempat untuk mengikuti tes wawancara. Dalam penulisan surat lamaran kerja yang anda buat pastikan menulis nama perusahaan dan posisi yang anda inginkan dengan benar dan jangan lupa untuk membaca kembali surat anda untuk mengecek tulisan dan tata bahasa anda. Selamat bekerja.

Contoh surat lamaran pekerjaan :
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Depok, 1 Desember 2013


Hal : Lamaran Pekerjaan
Kepada Yth,
Manager Permata Indah Berlian
PT. Permata Indah Berlian
Jalan Merpati Putih No.3
Jakarta Pusat

Dengan hormat,
Sesuai dengan informasi yang saya dapatkan mengenai lowongan pekerjaan PT. Maju Jaya yang termuat di harian Republika tanggal 6 November 2013, sehubungan dengan hal tersebut, dengan ini saya mengajukan diri sebagai Accounting  di perusahaan Bapak/Ibu.

Data singkat saya, seperti berikut ini :
Nama                           : Novita Dwi Pangesti
Tempat, tgl. Lahir         : Jakarta, 17 November 1995
Jenis Kelamin               : Perempuan
Pendidikan Akhir          : S1 Teknik Industri, Universitas Gunadarma
Alamat                         : Sukmajaya Depok
Telepon                        : 085691364xxx
e-mail                           : Novita.dwi66@yahoo.co.id
Status Perkawinan        : Belum menikah

Saya memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik. Saya telah terbiasa bekerja dengan menggunakan komputer. Terutama mengoperasikan aplikasi paket MS Office, seperti Word, Excel, Acces, PowerPoint, OutLook dan beberapa software kantor lainnya. Saya juga mempunyai sertifikat internet dari Google inc.

Sebagai bahan pertimbangan, saya melampirkan :
  1. Daftar riwayat hidup
  2. 1 lembar foto copy KTP
  3. 1 lembar foto copy SKCK
  4. Foto copy ijasah S1
  5. Foto Copy Trnskip IP terakhir
  6. Pas foto terbaru

Saya harap Bapak/Ibu bersedia meluangkan waktu untuk memberikan kesempatan wawancara, sehingga saya dapat menjelaskan secara lebih terperinci tentang potensi yang saya miliki. 
Demikian surat lamaran ini, saya mengucapkan terimakasih atas perhatian Bapak/Ibu.



Hormat saya,        

                                                                                                             
 Novita Dwi Pangesti

---------------------------------------------------------------------------------------------------------


 
CURRICULUM VITAE
( Daftar Riwayat Hidup )


Riwayat hidup adalah catatan singkat tengatang gambaran diri seseorang. Selain berisi data pribadi, gambaran diri itu paling tidak harus di isi keterangan tentang pendidikan atau keahlian dan pengalaman. Dengan data itu riwayat hidup akan memberikan gambaran atau kualifikasi seseorang.
Dari segi penampilannya riwayat hidup tidak mempunyai bentuk standard. Riwayat hidup ditulis seperti karangan singkat, diawali oleh judul dan ditutup oleh rangkaian tanggal, tanda tangan dan nama. Sebenarnya riwayat hidup termasuk surat keterangan, dalam hal ini keterangan pribadi.

Contoh daftar riwayat hidup :
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

DATA PRIBADI

Nama :                                     : Novita Dwi Pangesti
Jenis kelamin                            : Perempuan
Tempat, tanggal lahir                 : Jakarta, 17 November 1995
Kewarganegaraan                     : Indonesia
Status perkawinan                    : Belum Menikah
Tinggi, berat badan                   : 165 cm, 53 kg
Kesehatan                                : Sangat Baik
Agama                                     : Islam
Alamat lengkap                        : Sukmajaya Depok, No.18
Telepon, HP                             : 085691364xxx
E-mail                                      : Novita.dwi66@yahoo.co.id


LATAR BELAKANG PENDIDIKAN

» Formal
1999 - 2000 : TK Al-Arafah
2001 - 2006 : SDN Cipayung Depok
2007 - 2010 : SMP Perintis Depok
2011 - 2013 : SMA Yapemri Depok


KEMAMPUAN
Kemampuan Teknik Komputer dan Informatika (MS Word, MS Excel, MS Power Point, MS Access, MS Outlook, dll).
Kemampuan Internet.






Depok, 1 Desember 2013     
                                                                                                                           Hormat saya,  

                                                                                                                 Novita Dwi Pangesti   


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Karangan Ilmiah, Karangan Semi Ilmiah & Non Ilmiah



Paper
Karangan Ilmiah, Semi Ilmiah, Non Ilmiah
Di ajukan untuk memenuhi tugas Tata Tulis & Komunikasi Ilmiah











Di susun oleh :

Nama : Novita Dwi Pangesti
NPM : 36413557
Kelas : 1ID07



FakultasTeknologi Industri
Jurusan Teknik Industri
Universitas Gunadarma
2013 – 2014
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

PENDAHULUAN

Penulisan / karangan adalah sebuah tulisan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penulis dalam satu kesatuan tema yang utuh. Penulisan dapat pula diartikan sebagai serangkaian hasil pemikiran atau ungkapan perasaan ke dalam bentuk tulisan yang teratur. Hasil penulisan dapat berupa tulisan cerita, artikel, buah pena, ciptaan atau gubahan.
Terdapat beberapa bentuk karangan di antaranya kaarangan ilmiah, karangan semi ilmiah dan karangan non ilmiah yang memiliki perbedaan baik dari segi struktur maupun penggunaan bahasa. Karangan ilmiah menggunakan bahasa yang lebih formal sedangkan karamngan non ilmiah menggunakan bahasa yang mudah di pahami oleh pembaca.


I. Karangan Ilmiah

Karangan ilmiah biasanya digunakan untuk menyatakan fakta yang umum dan ditulis menurut metodologi dan tata cara penulisan yang benar ,ciri yang membedakan karangan ilmiah dengan jenis karangan yang lainya adalah  pertama karangan ilmiah bersifat sistematis kemudian objektif dan tidak persuasif sehingga karangan ilmiah lebih baku jika dibandingkan dengan jenis karangan yang lainya,selain itu karangan ilmiah tidak ditulis untuk mengejar keuntungan pribadi dan tidak melebih-lebihkan suatu hal ,adapun contoh dari karangan ilmiah dapat berupa makalah,usulan penelitian skrpisi,tesis ,disertasi dan lain sebagainya,umumnya karangan ilmiah terdiri dari judul karangan, pendahuluan, pembahasan simpulan dan daftar pustakaan.
Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti makalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian.

Tujuan karya ilmiah, antara lain:
a.                          Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
b.                          Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
c.                          Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
d.                          Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
e.                          Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.

Macam Karya Tulis Ilmiah
  1. Makalah
    Makalah, adalah karya ilmiah yang membahas suatu pokok persoalan, sebagai hasil penelitian atau sebagai hasil kajian yang disampaikan dalam suatu pertemuan ilmiah (seminar) atau yang berkenaan dengan tugas-tugas perkuliahan yang diberikan oleh dosen yang harus diselesaikan secara tertulis oleh mahasiswa.
  2. Skripsi
    Skripsi, adalah karya ilmiah yang ditulis berdasarkan hasil penelitian lapangan atau kajian pustaka dan dipertahankan di depan sidang ujian (munaqasyah) dalam rangka penyelesaian studi tingkat Strata Satu (S1) untuk memperoleh gelar Sarjana.
  3. Tesis
    Tesis, adalah karya ilmiah yang ditulis dalam rangka penyelesaian studi pada tingkat program Strata Dua (S2), yang diajukan untuk dinilai oleh tim penguji guna memperoleh gelar Magister.
    Pembahasan dalam tesis mencoba mengungkapkan persoalan ilmiah tertentu dan memecahkannya secara analisis kristis.
  4. Disertasi
    Disertasi, adalah karya ilmiah yang ditulis dalam rangka penyelesaian studi pada tingkat Strata Tiga (S3) yang dipertahankan di depan sidang ujian promosi untuk memperoleh gelar Doktor (Dr.). Pembahasan dalam disertasi harus analitis kritis, dan merupakan upaya pendalaman dan pengembangan ilmu pengetahuan yang ditekuni oleh mahasiswa yang bersangkutan, dengan menggunakan pendekatan multidisipliner yang dapat memberikan suatu kesimpulan yang berimplikasi filosofis dan mencakup beberapa bidang ilmiah.
II. Karangan Semi Ilmiah

Semi Ilmiah adalah sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannya pun tidak semi formal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering di masukkan karangan non-ilmiah. Maksud dari karangan non-ilmiah tersebut ialah karena jenis Semi Ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam komik, anekdot, dongeng, hikayat, novel, roman dan cerpen. Karakteristiknya :  berada diantara ilmiah dan non ilmiah.

Ciri-ciri Karya Semi Ilmiah
a.       Gaya bahasa formal dan popular
b.      Didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan kebenarannya
c.       Mengutamakan pemakaian istilah-istilah umum
d.      Ditulis berdasarkan pengalaman pribadi

III. Karangan Non Ilmiah

Karangan non ilmiah adalah karangan yang sudah lazim digunakan dalam dunia tulis-menulis, karangan non ilmiah biasa disebutkan dengan karangan fiksi ataupun non fiksi,perbedaan yang cukup mencolok dari karangan ilmiah dengan karangan non ilmiah adalah pada karangan ilmiah bersifat hasil penelitian sehingga faktual objektif sedangkan karangan non ilmiah   adalah karangan yang bebas dan berasal dari pemikiran sang penulis itu sendiri contohnya adalah novel,roman,cerpen,puisi dan lain sebagainya.

Ciri-ciri dari karya tulis non ilmiah itu adalah:

1. penggunaan bahasa
Karya tulis non ilmiah dalam menggunakan bahasa yang tidak kaku seperti dalam penulisan karya ilmiah formal, dan karya ilmiah yang di tulis dalam gaya bahasa yang lebih dapat dimengerti si pembacanya, dan seperti komik dapat menghibur, novel pun begitu.

2. Sikap penulis
Dalam penulisan non ilmiah ini tidak pasif, dia pun juga dapat menimbulkan pertanyaan dari penulisannya sendiri di akhir jalan ceritanya dan biasanya hal tersebut muncul di karya tulis non ilmiah ddalam sebuah novel. Dan jika di dalam penulisan karya ilmiah formal itu tidak terdapat sudut pandang atau (POV) jika di dalam sebuah karya tulis non ilmiah ini seperti novel, pasti terdapat sudut pandang dalam penggambaran ceritannya. bahkan dalam bentuk penggantian sudut pandang yang beragam dapat menarik pembaca dalam mengikuti terus jalan ceritanya.

3. Komponen dan substansi
Untuk penulisan non ilmiah ini tidak terdapat yang namanya seperti pendahuluan, karena sekali lagi ditegaskan jika dalam penulisan non ilmiah ini bukanlah sebuah karya tulis resmi. jadi tidak terdapat yang namanya komponen dan substansi didalamnya.

4. Struktur kajian
Untuk penulisan karya non ilmiah ini ditulis tidak perlu seperti penulisan karya ilmiah yang formal, hanya terdapat daftar isi, kemudian ucapan terima kasih dan salam pembuka dari si penulis karangan non ilmiah tersebut. dan karangan non ilmiah ini biasanya terdapat amanat yang terkandung didalam ceritanya sehingga dapat menjadi pedoman bagi si pembaca novel tersebut.

Jenis-jenis yang termasuk karya non-ilmiah, yaitu:
a.       Dongeng
b.      Cerpen
c.       Novel
d.      Drama
e.       Roman.






Tugas membuat artikel terkait materi tersebut :

Karanngan non ilmiah


BATU GOLOG

Pada jaman dahulu di daerah Padamara dekat Sungai Sawing di Nusa Tenggara Barat hiduplah sebuah keluarga miskin. Sang istri bernama Inaq Lembain dan sang suami bernama Amaq Lembain. Mata pencaharian mereka adalah buruh tani. Setiap hari mereka berjalan kedesa desa menawarkan tenaganya untuk menumbuk padi. Kalau Inaq Lembain menumbuk padi maka kedua anaknya menyertai pula. Pada suatu hari, ia sedang asyik menumbuk padi. Kedua anaknya ditaruhnya diatas sebuah batu ceper didekat tempat ia bekerja.
Anehnya, ketika Inaq mulai menumbuk, batu tempat mereka duduk makin lama makin menaik. Merasa seperti diangkat, maka anaknya yang sulung mulai memanggil ibunya: “Ibu batu ini makin tinggi.” Namun sayangnya Inaq Lembain sedang sibuk bekerja. Dijawabnya, “Anakku tunggulah sebentar, Ibu baru saja menumbuk.”
Begitulah yang terjadi secara berulang-ulang. Batu ceper itu makin lama makin meninggi hingga melebihi pohon kelapa. Kedua anak itu kemudian berteriak sejadi-jadinya.
Namun, Inaq Lembain tetap sibuk menumbuk dan menampi beras. Suara anak-anak itu makin lama makin sayup. Akhirnya suara itu sudah tidak terdengar lagi.
Batu Goloq itu makin lama makin tinggi. Hingga membawa kedua anak itu mencapai awan. Mereka menangis sejadi-jadinya. Baru saat itu Inaq Lembain tersadar, bahwa kedua anaknya sudah tidak ada.
Mereka dibawa naik oleh Batu Goloq. Inaq Lembain menangis tersedu-sedu. Ia kemudian berdoa agar dapat mengambil anaknya. Syahdan doa itu terjawab. Ia diberi kekuatan gaib. dengan sabuknya ia akan dapat memenggal Batu Goloq itu. Ajaib, dengan menebaskan sabuknya batu itu terpenggal menjadi tiga bagian. Bagian pertama jatuh di suatu tempat yang kemudian diberi nama Desa Gembong olrh karena menyebabkan tanah di sana bergetar. Bagian ke dua jatuh di tempat yang diberi nama Dasan Batu oleh karena ada orang yang menyaksikan jatuhnya penggalan batu ini. Dan potongan terakhir jatuh di suatu tempat yang menimbulkan suara gemuruh. Sehingga tempat itu diberi nama Montong Teker.
Sedangkan kedua anak itu tidak jatuh ke bumi. Mereka telah berubah menjadi dua ekor burung. Anak sulung berubah menjadi burung Kekuwo dan adiknya berubah menjadi burung Kelik. Oleh karena keduanya berasal dari manusia maka kedua burung itu tidak mampu mengerami telurnya.

Menganalisis :
  1. Dilihat dari penggunaan EYD
    1. Tanda titik ( . )
-         Tanda titik digunakan di akhir suatu kalimat
-         Apabila dilanjutkan dengan kalimat baru, harus diberi jarak satu ketukan.
    1. Tanda koma ( , )
-         Dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang berikutnya
-         Dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimatnya.
-         Dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat.
-         Dipakai di belakang kata-kata seperti o, ya, wah, aduh, kasihan, yang terdapat pada awal kalimat.
-         Dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat.
    1. Tanda petik (“...“)
-         Mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan dan naskah atau bahan tertulis lain.
-         Mengikuti tanda baca yang mengakhiri petikan langsung.
  1. Pemilihan kata (diksi)
Dalam pemilihan katanya meggunakan manggunakan beberapa diksi yauitu:
-         Makna leksikal yaitu makna yang sesuai dengan observasi alat indera/makna yang sungguh nyata dalam kehidupan.
-         Makna Denotatif dan Konotatif, makna konotatif yaitu makna asli, makna asal atau makna sebenarnya yang dimiliki sebuah leksem. Makna konotatif yaitu makna lain yang ditambahkan pada makna denotatif tadi yang berhubungan dengan nilai rasa orang / kelompok orang yang menggunakan kata tersebut.



Referensi :



Sabtu, 30 November 2013

Mengidentifikasi Peranan & Fungsi Bahasa Indonesia dalam Ragam Tulis Akademik

Paper
Peranan & Fungsi Bahasa Indonesia dalam Ragam Tulis Akademik
Di ajukan untuk memenuhi tugas Tata Tulis & Komunikasi Ilmiah






Di susun oleh :
Nama : Novita Dwi Pangesti
NPM : 36413557
Kelas : 1ID07


Fakultas Teknologi Industri
Jurusan Teknik Industri
Universitas Gunadarma
2013 - 2014

----------------------------------------------------------------------------------------------------
 

 PENDAHULUAN

Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Negara Republik Indonesia, sebagaimana yang telah disahkan pada sumpah pemuda 1928. Selain itu bahasa Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat penting bagi waga Negara Indonesia. Dalam peranannya bahasa Indonesia dalam penulisan atau dalam konteks ilmiah sangatlah penting. Dikarenakan dalam penulisan ilmiah membutuhkan penggunaan tata bahasa Indonesia yang baik. Penggunaan tata bahasa Indonesia dalam konteks ilmiah ialah penggunaan tata bahasa yang telah mengikuti aturan EYD yang benar. Dimana dalam segi penggunaan tata bahasa, segi pemilihan kata, dan segi penggunaan tanda baca. 

Fungsi Bahasa Indonesia

  1. Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Alat komunikasi
Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi melalui lisan (bahasa primer) dan tulisan (bahasa sekunder). Berkomunikasi melalui lisan (dihasilkan oleh alat ucap manusia), yaitu dalam bentuk symbol bunyi, dimana setiap simbol bunyi memiliki ciri khas tersendiri. Suatu simbol  bisa terdengar sama di telinga kita tapi memiliki makna yang sangat jauh berbeda. Misalnya kata ’sarang’ dalam bahasa Korea artinya cinta, sedangkan dalam bahasa  Indonesia artinya kandang atau tempat. Bahasa sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan alat untuk merumuskan maksud kita. Dengan komunikasi, kita dapat menyampaikan semua yang kita rasakan, pikirkan, dan ketahui kepada orang lain. Dengan komunikasi, kita dapat mempelajari dan mewarisi semua yang pernah dicapai oleh nenek moyang kita dan apa yang telah dicapai oleh orang-orang sejaman kita.
  1. Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Alat untuk Mengembangkan Ilmu pengetahuan.
Tanpa adanya bahasa (termasuk bahasa Indonesia) IPTEK tidak dapat tumbuh dan berkembang. Selain itu bahasa Indonesia di dalam struktur budaya, ternyata memiliki kedudukan, fungsi, dan peran ganda, yaitu sebagai akar dan produk budaya yang sekaligus berfungsi sebagai sarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa peran bahasa serupa itu, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan dapat berkembang. Implikasinya di dalam pengembangan daya nalar, menjadikan bahasa sebagai prasarana berpikir modern. Oleh karena itu, jika cermat dalam menggunakan bahasa, kita akan cermat pula dalam berpikir karena bahasa merupakan cermin dari daya nalar (pikiran).
Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan yaitu sebagai bahasa nasional dan sebagai bahasa negara sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Selain itu bahasa Indonesia juga mempunyai empat fungsi sebagai berikut :
1. Sebagai lambang kebangsaan negara.
2. Lambang identitas negara.
3. Alat penghubung antarwarga, antardaerah, antarbudaya.
4. Alat yang menyatukan berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya yang berbeda.
Peranan Bahasa Indonesia dalam Konsep Ilmiah

  1. Karya Tulis Ilmiah
Karya tulis ilmiah atau akademik menuntut kecermatan dalam penalaran dan bahasa. Dalam hal bahasa, karya tulis semacam itu (termasuk laporan penelitian) harus memenuhi ragam bahasa standar (formal) atau bukan bahasa informal atau pergaulan.Ragam bahasa karya tulis ilmiah atau akademik hendaknya mengikuti ragam bahsa yang penuturnya adalah terpelajar dalam bidang ilmu tertentu. Ragam bahasa ini mengikuti kaidah bahasa baku untuk menghindari ketaksaan atau ambigiutas makna karena karya tulis ilmiah tidak terikat oleh waktu. 
Dengan demikian, ragam bahasa karya ilmiah sedapat-dapatnya tidak mengandung bahasa yang sifatnya kontekstual seperti ragam bahasa jurnalistik. Tujuannya agar karya tersebut dapt tetap dipahami oleh pembaca yang tidak berada dalam situasi atau konteks saat karya tersebut diterbitkan. Masalah ilmiah biasanya menyangkut hal yang sifatnya abstrak atau konseptual yang sulit dicari alat peraga atau analoginya dengan keadaan nyata. Untuk mengungkapkan hal semacam itu, diperlukan struktur bahasa keilmuan adalah kemampuannya untuk membedakan gagasan atau pengertian yang memang berbeda dan strukturnya yang baku dan cermat. Dengan karakteristik ini, suatu gagasan dapat terungkap dengan cermat tanpa kesalahan makna bagi penerimanya.

Terdapat beberapa jenis penulisan ilmiah yang dapat di kategorikan sebagai berikut :
1.      Makalah
Karya tulis yang menyediakan permasalahan dan pembahasan sesuai dengan data yang telah di dapatkan di lapangan dengan objektif.
2.      Kertas Kerja
Pada umumnya kertas kerja hamper sama dengan makalah akan tetapi kertas kerja digunakan untuk penulisan local karya atau seminar serta lebih mendalam dari makalah.
3.      Laporan Praktik Kerja
Karya ilmiah yang memaparkan fakta yang di temui di tempat bekerja yang digunakan untuk penulisan terakhir jenjang diploma III (DIII).
4.      Skripsi
Merupakan karya ilmiah yang mengemukakan pendapat orang lain dan data yang telah di dapat di lapangan yang digunakan untuk mendapat gelar S1 :
a. Langsung (observasi lapangan)
b. Skripsi
c. Tidak langsung (studi kepustakaan)
5.      Tesis
Karya ilmiah yang bertujuan untuk melakukan pengetahuan baru dengan melakukan peneluitian penelitian terhadap hasil hipotesis yang ada.
6.      Disertasi
Karya tulis untuk mengungkap dalil baru yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta yang realistis dan data yang relefan serta objektif.
Dalam menulis karya ilmiah sebaiknya menggukan kata-kata atau kalimat yang sesuai dengan kaidah dan bahasa yang penuturannya terpelajar dengan bidang tertentu, ini berguna untuk menghindari ketaksaan atau ambigu makna karna karya ilmiah tidak terikat oleh waktu. Dengan demikian, ragam bahasa penulisan karya ilmiah tidak mengandung bahasa yang sifatnya konstektual,
Oleh karena itu, pengajar perlu memperhatikan kaidah yang berkaitan dengan pembentukan istilah, Pedoman Umum Pembentukan Istilah (PUPI) yang dikeluarkan oleh pusat pembinaan bahasa Indonesia merupakan sumber yang baik sebagai pedoman dalam memperhatikan hal-hal tersebut. Dan juga tanda baca yang tepat untuk di setiap kalimat yang dimuat dalam Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
Ada yang menyebutkan beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam karya tulis ilmiah berupa penelitian yaitu :
1.      Bermakna isinya
2.      Jelas uraiannya
3.      Berkesatuan yang bulat
4.      Singkat dan padat
5.      Memenuhi kaidah kebahasaan
6.      Memenuhi kaidah penulisan dan format karya ilmiah
7.      Komunikasi secara ilmiah

Referensi :


 

Sabtu, 02 November 2013

Kebudayaan Maluku




Ibukota maluku adalah ambon, pada tahun 1999 provinsi maluku mengembang menhadi 2 provinsi yaitu maluku selatan dan maluku utara yang beribukota di Sofifi. Pada prinsipnya kalau orang membicarakan Ambon, tentu tidak terlepas juga orang merepresentasi manusia Maluku dengan sebutan Ambon, bukan menunjuk hanya pada batasan aspek ruang sosial,  artinya yang di kenal Ambon adalah hanya orang Maluku yang berdomisili di Pulau Ambon, tetapi sebutan ini sangat populer untuk menyatukan semua orang Maluku.

Alat musik:

Ø      Tifa
Tifa merupakan alat musik yang paling terkenal dimaluku, bentuk dari alat musik ini berbentuk seperti gendang yang terbuat dari kayu yang dilubagi di tengahnya.  bentuknyapun biasanya dibuat dengan ukiran. tiap suku di maluku dan papua memiliki tifa dengan ciri khas nya masing-masing. Tifa biasanya dimainkan untuk mengiringi tarian tradisional. Ini biasanya digunakan pada acara-acara tertentu seperti upacara-upacara adat maupun acara-acara penting lainnya.





Ø      Korno
Merupakan alat musik yang dibuat dari siput yang dinamakan Fuk-fuk. Alat musik ini dimainkan dengan cara ditiup.









Ø      Arababu
Merupakan alat musik jenis rebab yang terbuat dari bambu, wadah gemanya terbuat dari kayu atau tempurung


Bahasa Maluku:

Karena provinsi Maluku memiliki banyak sekali pulau, disini juga terdapat berbagai macam bahasa. Tapi biasanya di pakai di Maluku adalah jenis bahasa melayu Ambon, yang masih satu dialek bahasa melayu. Berikut nama-nama bahasa yang berasal dari Maluku:
Ø      Bahasa seti
Ø      Bahasa Alune
Ø      Bahasa Nuaulu
Ø      Bahasa Wamale
Ø      Bahasa Koa

Tarian Khas Maluku:

            Cakalele merupakan tarian tradisional Maluku yang dimainkan oleh sekitar 30 laki-laki dan perempuan. Para penari cakalele pria biasanya menggunakan parang dan salawaku sedangkan penari wanita menggunakan lenso (sapu tangan). Cakelele merupakan tarian tradisional khas Maluku.
Para penari laki-laki mengenakan pakaian perang yang didominasi oleh warna merah dan kuning tua. Di kedua tangan penari menggenggam senjata pedang (parang) di sisi kanan dan tameng (salawaku) di sisi kiri, mengenakan topi terbuat dari alumunium yang diselipkan bulu ayam berwarna putih. Sementara, penari perempuan mengenakan pakaian warna putih sembari menggenggam sapu tangan (lenso) di kedua tangannya. Para penari Cakalele yang berpasangan ini, menari dengan diiringi musik beduk (tifa), suling, dan kerang besar (bia) yang ditiup.
Keistimewaan tarian ini terletak pada tiga fungsi simbolnya. Pakaian berwarna merah pada kostum penari laki-laki, menyimbolkan rasa heroisme terhadap bumi Maluku, serta keberanian dan patriotisme orang Maluku ketika menghadapi perang. Pedang pada tangan kanan menyimbolkan harga diri warga Maluku yang harus dipertahankan hingga titik darah penghabisan.  Tameng (salawaku) dan teriakan lantang menggelegar pada selingan tarian menyimbolkan gerakan protes terhadap sistem pemerintahan yang dianggap tidak memihak kepada masyarakat.

Pakaian adat, Rumah, dan senjata Maluku:

1.       Pakaian adat Maluku
 
Baju Cele atau kain Selele
Biasanya, baju Cele dikombinasikan dengan kain sarung yang warnanya tidak terlalu jauh berbeda, yang penting harus seimbang dan serasi. Kapan masyarakat Ambon menggunakan baju adat itu? Baju cele dipakai dalam upacara-upacara adat (acara pelantikan raja, acara cuci negeri, acara pesta negeri, acara panas pela, dan lain-lain.).
Supaya lebih terlihat serasi, baju Cele pun dikombinasi dengan kain pelekat yang dinamakan disalele. Pemakaian sarung ini ada di luar dan melapisi baju yang ada di dalamnya.
Sarung dipakai sampai batas lutut dan menggunakan lenso, yaitu sapu tangan yang diletakan di pundak. Biasanya pakaian ini digunakan tanpa alas kaki tapi ada juga masyarakat yang menggunakan selop sebagai gantinya.
 

2.       Rumah Adat Maluku : Rumah Baileo

Baileo itu sebutan atau nama dari rumah adat orang Maluku, dengan bentuk bangunan yang besar, material bangunan sebagian besar berbahan dasar kayu, kokoh dengan cukup banyak ornamen, ukiran yang menghiasi seluruh bagian dari rumah tersebut. Baileo merupakan bangunan yang berfungsi sebagai tempat pertemuan warga (balai bersama), selain sebagai tempat pertemuan / kegiatan Baileo juga berfungsi untuk menyimpan benda-benda suci, senjata atau pusaka peninggalan dari nenek moyang warga kampung tersebut.



3.       Senjata Tradisional Maluku

Parang Salawaku terdiri dari Parang (pisau panjang) dan Salawaku (perisai) yang pada masa lalu adalah senjata yang digunakan untuk berperang. Di lambang pemerintah kota Ambon, dapat dijumpai pula Parang Salawaku. Bagi masyarakat Maluku, Parang dan Salawaku adalah simbol kemerdekan rakyat. Senjata ini dapat disaksikan pada saat menari Cakalele Parang dibuat dari besi yang ditempa dengan ukuran bervariasi, biasanya antara 90-100 cm. Pegangan parang terbuat dari kayu besi atau kayu gapusa. Sementara itu, salawaku dibuat dari kayu keras yang dihiasi kulit kerang laut.
 

Referensi :
http://kebudayaanindonesia.net/id/culture/1092/pakaian-adat-maluku#.UnUR-X9git8
http://senibudaya12.blogspot.com/2012/07/gambar-dan-nama-rumah-adat-daerah-di-33.html